Cara Menggunakan Partition Wizard

Apa sih partition wizard itu ? menurut saya partition wizard adalah perangkat lunak / software untuk keperluan membuat partisi, menghapus / memformat, atau mengubah leter drive dll.

Saya menggunakan partition wizard yang terdapat di Hiren’s Boot Cd versi 14, disini ceritanya saya punya tiga partisi dimana satu partisi untuk system dan dua lagi untuk data biasa dan suatu ketika saya ingin membuat partisi lagi walaupun semua drive / partisi telah punya / terisi data, dari masalah tersebut maka partition wizard menjadi solusinya.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah salah satu drive harus / masih punya free space (Ruang Kosong yang belum terisi dengan data ) sehingga kita dapat mengalokasikan / memindahkan (Move) free space tersebut dipartisi baru dengan kapasitas tertentu / sesuai keinginan, missal free spacenya tinggal 20GB maka anda dapat memindahkan separuh atau seluruhnya ke partisi baru.

Persiapkan cd hiren’s, bisa boot lewat cd atau live cd diwindows. Masukan cd hiren’s (disini saya live cd) kemudian tunggu beberapa saat sehingga cd hiren’s terbaca oleh windows lalu masuk ke directory cd dan pilihlah hbcd menu sehingga aka nada tampilan seperti berikut.

1. Pilih Programs > Partition / Boot / MBR > Pilih partition wizard
 
hiren's bootcd versi 14
Hiren's BootCd Versi 14

2. Letakan kursor di partisi atau localdisk yang akan di move free spacenya 
   dipartisi baru
memilih drive yang akan dimove
Memilih Drive










3. Kemudian klik Move/Resize sehingga akan muncul tampilan berikut dan
    masukan / tulis besar kapasitas yang anda inginkan dipartition size, klik ok
4. Maka disana akan ada file system dengan jenis unallocated
file system unalocated
Unallocated Drive
5. Klik create maka aka nada tampilan seperti berikut, partition label di isi 
   dengan nama localdisk sesuai keinginan anda dan letter drivenya juga 
   sesuai keinginan anda kemudian jenis file systemnya adalah NTFS, klik ok 
   dan selanjutnya apply
Membuat Partisi Baru
Membuat Partisi Baru
6. Partition wizard akan memprosesnya
Memproses
Memproses
Sekarang sudah ada partisi baru di komputer anda

Selain dapat melakukan partisi hardisk, partition wizard juga sering dimanfaatkan untuk memisahkan, menonaktifkan atau memotong partisi atau bagian hardisk yang terkena bad sector. Untuk mempelajari bagaimana cara memisahkan bad sector dari hardisk menggunakan partition wizard, Anda bisa mempelajari artikel tentang Menonaktifkan Bad Sector Hardisk Menggunakan Partition Wizard

2 Responses to "Cara Menggunakan Partition Wizard"

  1. kalo misal...
    laptop saya pakai window 7, tapi karena keperluan turun ke window xp.. ketika diinstal system pakai drive (D) data kebacanya (C)
    ask : untuk memindahkan system ke drive (C) itu gmana gan
    jadi kaya tuker drive system ya di (C) data ya di (D) tp tanpa merusak data, mksh

    ReplyDelete
    Replies
    1. quote "ketika diinstal system pakai drive (D) data kebacanya C" maksudnya kamu nginstal system drive d ? sebenarnya menurut saya mau diintal di D di F atau gak jadi masalah,..
      nah pertanyaan mas fikri gini --->>>>>>>>> untuk memindahkan system ke drive (C) itu gmana gan
      jadi kaya tuker drive system ya di (C) data ya di (D) tp tanpa merusak data, sebenarnya kalo dipindahkan repot mas,,,, mending rubah letter drivenya aja mas... di partition magic ada pilihan untuk mengubah letterdrive.......... coba aja dulu,,...

      Delete

Silahkan untuk meninggalkan komentar, santai saja dan mulailah berkomentar...