Ijazah SMK IT Tak Berguna

“Pendidikan adalah segalanya, sebab orang – orang sukses seperti Bilgates (Microsoft)  Setve Jobs (Apple) mereka semua melalui proses pendidikan dalam mencapai kesuksesannya”

Pendidikan di Negeri ini kadang terlihat tak ubahnya seperti sebuah industri bisnis berlomba – lomba untuk mendapatkan siswa yang mau belajar di sekolah mereka, jangankan sekolah – sekolah sekelas SMK, Universitas / Perguruan tinggi pun mereka sering cuap – cuap jual omongan kalau lulusan mereka itu akan langsung di salurkan kerja, memangnya perusahaan – perusahaan di Indonesia itu punya nenek moyang mereka ? kalau hanya bisa menghasilkan sumber daya manusia yang ecek – ecek sudah pasti akan tergilas habis dan tak ada kesempatan kerja bagi mereka, mungkin ada tapi mungkin tidak akan sesuai dengan pendidikan yang telah ditempuhnya. Sekolah – sekolah yang menawarkan kerja bagi para lulusannya menurut Saya seperti sekolah yang sedang merendahkan dirinya sendiri, padahal sejatinya itu sangatlah tidak perlu, kalaulah mereka yakin  sumber daya yang dihasilkan/didik dari sekolah mereka itu memang bagus.

Umumnya jurusan yang berhubungan dengan teknologi informasi yang ada di sekolah – sekolah menengah kejuruan itu meliputi Keahlian Multimedia, Teknik Komputer dan jaringan (TKJ), Rekayasa Perangkat Lunak, dan mungkin ada jurusan – jurusan jenis lain yang tidak saya ketahui yang masih berhubungan dengan dunia TI, dan rata – rata teman – teman Saya lulusan IT SMK bekerja di bidang yang tidak sesuai dengan pendidikan/jurusan yang mereka tempuh, dan itu sudah membuktikan bahwa sebenarnya potensi – potensi dan sumber daya para lulusan IT ini tidak bisa tersalurkan dengan baik, pasar mereka mungkin masih kurang, mengingat ternyata permintaan – permintaan pada bidang IT ini lebih banyak dari lulusan Fresh Graduate, jangankan untuk projek – projek besar, projek membuat website yang menggunakan CMS di pemerintahan saja harus menggunakan tenaga S1, yah ini memang sangat keterlaluan, jangankan orang lain (perusahaan asing) pemerintahan sendiri saja seolah sudah berlaku diskriminatif.

Saya sendiri di SMK mengambil Program studi Teknik Komputer dan Informatika dengan Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan. Ekspetasi Saya ketika sudah lulus dari sekolah pada saat itu sama saja seperti teman – teman yang lain, kerja dibidang IT atau perusahaan – perusahaan IT yang bonfit dan punya gajih besar apalagi ditambah dengan iming – iming pihak sekolah yang akan menyalurkan kerja para lulusannya, yang pada kenyataanya hal tersebut seperti sebuah kebohongan publik yang tidak realistis.

Meksipun masih terbilang sangat baru, tahun 2012 lalu Sekolah Menangah Kejuruan pada waktu itu seperti menjadi angin segar bagi dunia pendidikan di Tanah air kita ditambah lagi pada waktu itu Pemerintah juga sangat mendukung hal ini, mereka sering iklan di TV dengan slogan “SMK BISA !” .

Saya tidak tahu secara pasti berapa jumlah SMK pada tahun itu (2012), sepertinya waktu itu juga sudah banyak sekali. Tapi sudah terbayang para lulusan SMK ini harus bersaing dengan ribuan lulusan lainnya, bukan hanya sesama lulusan SMK TI saja, mereka juga harus bersaing dengan para lulusan TI dari Universitas - Universitas sementara lapangan kerja yang bisa menampung mereka jumlahnya sangatlah terbatas, dan itulah mengapa kadang saya berpikir bahwa sekolah – sekolah yang menawarkan kerja bagi para lulusannya itu seperti sedang melakukan kebohongan publik yang sebenarnya tidak realistis, yah mirip – mirip seperti janji Cagub di Pilgub DKI kemarin lah.

Ada ratusan bahkan ribuan lulusan IT setiap tahunnya, mungkin sebagian ada yang disalurkan oleh pihak sekolah, tapi saya yakin tidak semuanya tersalurkan dengan baik . Sisanya mungkin hanya menjadikan Ijazah mereka sebagai wadah/pembungkus gorengan atau dibakar seperti berikut :
“Warning : Jangan ditiru yah, jangan ditiru”

bakar

Saya selalu berpikir bahwa pekerjaan apapun yang kita jalani hari ini adalah sesuatu yang mulia meskipun itu tidak sesuai dengan harapan, semua jenis pekerjaan itu baik, kecuali korupsi proyek e-KTP atau sejenisnya yang bisa mengakibatkan kerugian bagi Individu atau Negara, hanya saja terkadang ada rasa kecewa juga kalau pekerjaan yang kita dapatkan tidak sesuai dengan harapan apalagi jika itu didapatkan bukan karena disalurkan oleh Sekolah yang dulu sering umbar – umbar dapat pekerjaan di spanduk/baligo depan sekolah. 

kerja

Jangan sampai lagi ada sekolah – sekolah yang senang memberi harapan karena kalau tak bisa mewujudkan pasti akan lahir banyak kekecewaan. Sekolah itu dunia pendidikan, bukan industri bisnis ! jangan ikut – ikutan seperti pejabat yang senang tebar janji manis yang tidak realistis ! dunia pendidikan tidak perlu memberi harapan dengan menawarkan pekerjaan hanya demi untuk mendapatkan banyak murid

Bagi kawan – kawan lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau SMA/K jangan bingung – bingung lagi mau melanjutkan ke sekolah  mana atau Universitas mana, karena menurut Saya semuanya sama saja. Jangan sampai ada pikiran dangkal yang mengatakan kalau misal Sekolah ke Pesantren itu masa depannya tidak jelas, tidak dapat kerja, susah cari kerja dsb atau jangan sampai berpikir juga kalau sekolah ke SMK itu nanti disalurkan kerja. Perlu diingat & digaris bawahi bahwa esensi dari sekolah/dunia pendidikan itu adalah tempat untuk mencari ilmu bukan untuk mencari pekerjaan.

Billgates itu  mahasiswa drop out tapi bisa sukses dengan microsoftnya, itu semua berkat apa yang telah dipelajarinya, bukan karena dia sekolah dimana. Silahkan cari sekolah yang terbaik , tapi jangan lupa untuk belajar dengan bersungguh – sungguh kalau tidak ingin jadi prodak gagal.

Ijazah memng tak pernah berguna, karena yang berguna itu adalah ilmu yang diamalkan dan dimanfaatkan untuk kebaikan

3 Responses to "Ijazah SMK IT Tak Berguna"

  1. Tersentil dikit kang, anakku baru lulus SMK IT dan sekarang sedang berjuang agar bisa masuk PT.. Mudah-mudahan diberi kemudahan agar masa depannya lebih baik tidak seperti ayahnya yang hanya lulus SMP...

    ReplyDelete
  2. nah, kalau udah menyatakan bahwa kesuksesan bukandari mana asal sekolah, jangan putus asa dan mlehoy lagi atuh mang.
    sebab jika mang admin mlehoy kasihan orang-orang yang pernah berharap agar kelak mang admin jadi kebanggaan, soal ijasah IT mah tetep aja kudu disukuri sebab emang itu adalah udah guratan hidupnya, yang penting sekarang mah, mang admin nyari cewe dulu yang puguh lalu nikahi, jangan tebang dikawin doang, bilih doraka...nyak

    ReplyDelete
  3. Bagi seorang Pengusaha baik itu pengusaha offline atau online, Ijazah mungkin tidak terlalu berguna,tapi bagi yang ingin menjadi Karyawan Ijazah pasti sangat berguna bagi mereka.

    ReplyDelete

Silahkan untuk meninggalkan komentar, santai saja dan mulailah berkomentar...