Memahami Penggunaan Function di PHP dan Belajar Cara Membuatnya


Memahami Penggunaan Function di PHP dan Belajar Cara Membuatnya
Memahami Penggunaan Function di PHP dan Belajar Cara Membuatnya
Sumber : root93.co.id
root93.co.id - Saya sendiri jarang sekali menggunakan function di PHP yang saya buat sendiri untuk operasi tertentu, padahal sebenarnya jika menggunakan function yang dibuat sendiri, kita bisa jadi lebih efisien dalam menulis sebuah kode. Saya memahami sebuah function sebagai sebuah alat yang bisa membuat sebuah kode yang harusnya di tulis panjang dan terkadang digunakan secara berulang – ulang jadi ditulis lebih singkat, jadi pemahaman saya function di PHP ini bisa digunakan untuk memendekan penulisan sebuah kode. Sebagai contoh ketika kita akan menjumlahkan sebuah data tanpa function, maka kita akan berulang – ulang menulis kode tambah, atau mendefinisikannya kedalam variabel secara berulang – ulang saat akan melakukan operasi penjumlahan data. Sedangkan jika kita menggunakan function, kita hanya cukup panggil nama function-nya kemudian tulis jumlah nilai yang akan dijumlahkannya contoh namafunction (10, 9); maka kode tersebut akan menghasilkan penjumlahan data. Contohnya lengkapnya akan saya tulis 

Memahami penggunaaan function di PHP dan Belajar Cara Membuatnya 

 Secara sederhana akan ada beberapa kondisi yang digunakan untuk membuat sebuah function. Saya akan menjelaskannya menggunakan bahasa saya sendiri, jadi kalau kurang ilmiah mohon untuk diluruskan. Cara Menulis dan Memanggil Function Pertama kita akan mendefinisikan sebuah nama function, kemudian didalam percabangan function, kita buat perintah atau kode tertentu yang ingin kita eksekusi. Contoh :

<?php
//mendefinisikan nama function
function Salam(){
 $salam="Assalamualaikum";
 echo "$salam";
}
//memanggil function Salam 
Salam(); // Output : Assalamualaikum
?>
Didalam kurung buka nama function yang dibuat, Anda juga bisa mendefinisikan nama variabel tertentu. Contoh :

<?php
//mendefinisikan nama function
function Salam($ucapkan){
echo " Assalamualaikum  $ucapkan ";
}
//memanggil function salam 
Salam("Ahmad Zaelani"); // Output : Assalamualaikum Ahmad Zaelani
?>


Ahmad Zaelani yang berada di dalam function Salam("Ahmad Zaelani"); tersebut sudah didefinisikan atau dijadikan seolah – olah seperti variabel $ucapkan. Contoh lainnya saya akan gunakan 2 variabel seperti berikut ini

<?php
//mendefinisikan nama function
function Salam($ucapkan, $alhamdulillah){
echo "Asslamualikum $ucapkan alhamdulillah $alhamdulillah";
}
Salam("Ahmad Zaelani","Ganteng"); // Output : Asslamualikum Ahmad Zaelani alhamdulillah Ganteng
?>


Contoh selanjutnya saya akan membuat sebuah function yang digunakan untuk melakukan operasi penjumlahan. Contoh :

<?php
//mendefinisikan nama function
function Jumlah($nilai1, $nilai2){
$Hasil = $nilai1 + $nilai2;
echo $Hasil."<br>";
return $Hasil;
}
Jumlah(93, 80); // Output : 173
Jumlah(55, 25); //Output : 80
?>

Lihat pada kode diatas, disana ketika saya ingin menjumlahkan data 93 dan 80 saya tidak perlu lagi menuliskan operator aritmatika didalamnya atau mendefinisikan nilai 93 dan 80 kedalam variabel karena kedua nilai diatas sudah didefinisikan seolah – olah seperti variabel yang berada didalam function yaitu $nilai1 dan $nilai2. Jadi dari sini kita bisa mengambil kesimpulan bahwa dengan function kita bisa melakukan operasi (contoh: penjumlahan) tertentu menjadi lebih sederhana, dan tidak perlu menulis berulang – ulang untuk operasi yang sama. 

Mengakses Variabel Didalam dan Diluar Function 
Biasanya sebuah function dibuat menggunakan PHP, akan mendefinisikan variabel yang dibuatnya didalam function. Namun apa yang terjadi jika sebuah function mencoba mengakses variabel yang berada di luar function. Contoh kode berikut ini akan menjawabnya :

<?php
//mendefinisikan variabel di luar function
$Love="True Love";
function TrueLove(){
 echo $Love;
}
TrueLove(); //output : undefined variabel
echo $Love; //output : True Love
?>

Hal sebaliknyapun juga akan berlaku ketika sebuah variabel yang berada didalam function dipanggil, kode berikut ini akan menjelaskan hasil ketika sebuah variabel yang berada didalam function dipanggil

<?php
function TrueLove(){
 //variabel yang didefinisikan didalam function
 $Love="True Love";
 echo $Love;
}
TrueLove(); //output : True Love
//mengakses variabel yang berada di dalam function
echo $Love; //output : undefined variabel
?>
Kedua contoh kode diatas sudah bisa menjelaskan bahwa function pada contoh diatas hanya bisa mengakses variabel yang berada didalam function. Hal sebaliknyapun akan terjadi bahwa sebuah variabel yang didefinisikan didalam function tidak akan bisa diakses dari luar secara bebas 

Mengimpor Variabel Dari Luar Function
Hal yang berbeda akan terjadi pada sebuah function ketika menggunakan perintah ataupun fungsi yang mampu mengimpor sebuah variabel yang berada diluar function kedalam function. Untuk mengimport sebuah variabel yang berada diluar function Anda bisa menggunakan parameter ataupun perintah GLOBAL. Conth kode dibawah ini akan menjelaskannya untuk Anda

<?php
//mendefinisikan variabel di luar function
$Love="True Love";
//mendefinisikan nama function
function TrueLove(){
global $Love;
echo " $Love <br/>";
}

TrueLove(); //output : True Love
echo $Love; //output : True Love
?>

Pada contoh diatas variabel yang berada diluar function bisa diakses dari dalam function. Selanjutnya Anda juga bisa mendefinisikan ulang/mengubah nilai variabel dengan nilai baru tanpa harus menulis atau mendefinisikan ulang nama function. Contoh

<?php
//mendefinisikan variabel di luar function
$Love="True Love";
function TrueLove(){
 global $Love;
 echo "$Love<br/>";
}
 TrueLove(); //output : True Love
 echo $Love; //output : True Love
 //mendefinisikan ulang variabel $Love

 $Love="First Love";
 echo "<br/>$Love<br/>"; // Otput : First Love
 TrueLove(); // Output : First Love
?>

Sampai disini saja tentang memahami penggunaan function di PHP dan Belajar Cara Membuatnya. Penggunaan/pemanfaatan function yang telah Anda buat mungkin nanti tidak hanya sebatas menampilkan pesan saja, namun juga bisa digunakan untuk operasi database, validasi karakter dan lain sebagainya.

Related Posts :

0 Response to "Memahami Penggunaan Function di PHP dan Belajar Cara Membuatnya"

Post a Comment

Silahkan untuk meninggalkan komentar, santai saja dan mulailah berkomentar...