Duo Apple : Steve Jobs dan Wozniak

Steve Jobs

Pernahkah anda melihat sebuah komputer/laptop dengan logo apel ? Nah, itulah perusahaan yang didirikan Steve Jobs & Steve Wozniak. Sebagai pendiri Apple Computer di tahun 1976, ia mempopulerkan konsep komputer dirumah tangga dengan Apple II. Kemudian, dia merupakan salah satu orang yang pertama kali menyadari potensi untuk mengkomersilkan antar muka pengguna grafis dan mouse yang dikembangkan di Palo Alto Research Center perusahaan Xerox, dan kemudian tekhnologi ini diterapkan oleh Apple. Jobs juga merupakan seorang pemimpin dari Pixar Animation Studios yaitu perusahaan Animasi komputer ternama didunia layar lebar.

Sejarah Awal

San Fransisco menjadi saksi dimana Steve Jobs dilahirkan oleh ibunya Joanne Simpson dan ayahnya Abdulfatah Jandali, mahasiswa tamu dari Syria yang kemudian menjadi seorang professor ilmu politik. Sejak bayi Jobs diadopsi Paul dan Clara Jobs dari Mountain View, Santa Clara Country California. Orang tua angkat inilah yang memberikan nama Steve Jobs. Dia juga memiliki seorang adik perempuan bernama Mona Simpson yang kini terkenal sebagai novelis.

Jobs melewati masa SMP dan SMU di Curpetino, California, sering kali setelah jam sekolah, mengajar di Hewlett Packard Company di Palo Alto, California. Maka tak segera setelah itu dia dan Steve Wozniak segera menjadi pekerja paruh waktu di perusahaan tersebut.

Pada tahun 1972, Jobs lulus dari SMA Homestead di Cupertino, California dan diterima di Reed College di Portland, Oregon, tapi dikeluarkan setelah satu semester. Namun setelah itu dia mendaftar kembali ke Reed College, salah satu hal yang dipelajari disana adalah kaligrafi. “Jika saya tak pernah dikeluarkan dari tempat belajar hanya satu semester mungkin Mac saat ini tidak akan memiliki multiple typefaces atau font – font yang proposional,” katanya

Di musim gugur 1974, Jobs kembali ke California dan mulai menghadiri pertemuan “Hombrew Computer Club” dengan Steve Wozniak. Dia dan Wozniak bersama bekerja di Atari Inc., sebuah perusahaan pembuat permainan komputer yang terkenal, dengan jabatan sebagai perancang permainannya. Motivasinya saat itu ialah mengumpulkan uang untuk melakukan perjalanan spiritual ke India.

Jobs kemudian melakukan perjalanan pencerahan spiritual ke India bersana temannya di Reed College, Daniel Kottke, yang kemudian hari menjadi pegawai Apple yang pertama. Kembali dari India dia menjadi Budhis dengan rambut dundul dan mengenakan pakaianntradisional India (biksu).

Selama masa tersebut Jobs mempraktikkan psychedelics (semacam meditasi). Ini adalah dua atau tiga hal penting dalam hidup yang pernah dia lakukan dalam hidupnya.

Berdirinya Apple Computer 
 
Apple Logo
 Pada tahun 1976, Jobs, usia 21, dan Wozniak, 26, mendirikan Apple Computer Co. digarasi milik keluarga Jobs. Komputer yang diperkenalkan Jobs dan Wozniak diberi nama Apple. Komputer itu dijual dengan harga AS$ 666,66, sebagai refrensi terhadap nomor telepon dari Wozniak Dial-A-Joke machine, yang berakhir dengan 6666.

Di tahun 1977, Jobs dan Wozniak memperkenalkan Apple II yang menjadi sukses besar dipasaran rumah tangga dan Apple saat itu menjadai pengaruh besar terhadap industry komputer pribadi yang masih muda. Di tahun 1980, Apple Computer mencatatkan namanya dibursa efek, dan dengan penawaran saham awal yang sukses, keteranan Jobs bertambah. Di Tahun itu juga, Apple Computer melepas Apple III, walaupun kesuksesannya tidak sebaik sebelumnya.

Seiring dengan berkembengnya Apple Computer, perusahaan itu mulai mencari kepemimpinan baru untuk mengatur perkembangan perusahaan tersebut. Di tahun 1983, Jobs menggaet John Sculley, dari perusahaan Pepsi-Cola, untuk memimpin Apple, dengan tantangan “Apakah kamu mau menjual minuman berkarbon seumur hidupmu, atau maukah kamu mengubah dunia?” (Do you want to sell sugared water for the rest of your life, or do you want to change the word?). Tahun itu juga, Apple mengeluarkan Apple Lisa yang mempunyai teknologi tergolong maju pada masa itu, tapi sayangnya gagal dalam meraih pembeli di pangsa pasar.

Pada tahun 1984 menjadi tahun pengenalan Macintosh, komputer pertama yang berhasil dijual kepasaran dengan menghadirkan fitur antar muka grafis. Pengembang Mac dicetuskan oleh Jef Raskin dan tim tersebut menggunakan teknologi yang sudah dikembangkan bukan oleh Apple, seperti di Xerox’s PARC, tetapi belum sempat dikomersilkan. Kesuksesan Macintosh membuat Apple menelantarkan Apple II demi mengembangkan produksi Mac, yang bertahan sampai saat ini

Terusir dari Apple

Walaupun Jobs sangat persuasive dan karismatik bagi Apple, banyak yang menganggap dia sebagai pemimpin yang gampang berubah pikiran dan beremosi tinggi. Pada Tahun 1985, setelahh banyak menyebabkan masalah di dalam Apple, Sculley memberhentikan Jobs dari jabatannya dan mengusirnya dari Apple.

Setelah terusir dari Apple, Jobs kembali kedunia komputer dengan mendirikan perusahaan yang di beri nama NeXT Computer yang seperti Lisa, tergolong sangat maju dalam hal teknologi. Tetapi tidak pernah terkenal kecuali di lingkup riset sains. (Tim burners-lee mengembangkan World Wide Web di CERN menggunakan sebuah NeXT Workstation)

Kembali ke Apple

Di tahun 1996, Apple membeli NeXT seharga AS$402 juta, dan membawa Jobs kembali ke Apple. Kemudian di Tahun 1997 ia menjadi pemimpin sementara di Apple setelah kepergian Gil Amelio

Dengan dibelinya NeXT, banyak sekali teknologi dari NeXT yang diterapkan kedalam produk buatan Apple, terutama NeXTSTEP, yang kemudian berkembang menjadi Mac OS X. Dibawah bimbingan Jobs, perusahaan tersebut meningkatkan penjualannya setelah memperkenalkan iMac. iMac merupakan komputer pertama yang dijual dengan mengutamakan penampilannya. Sejak saat itu, penampilan yang menarik dan merek yang terkenal telah memberikan keuntungan bagi Apple.

Belakangan ini, Apple mulai mengembangkan sayapnya. Dengan pengenalan iPod alat music portable, piranti lunak iTunes, dan iTunes Music Store, perusahaan tersebut melakukan gebarakan dibidang peralatan elektronik pribadi dan music online sambil merangsang Inovasi, Jobs juga mengingatkan bawahannya bahwa “Artis tulen membuahkan hasil,” yang maksudnya adalah menghasilkan karya – karya dengan tepat waktu, sama pentingnya dengan inovasi dan produk jitu.

Jobs bekerja di Apple selama beberapa tahun dengan gaji kecil. Karenanya dia tercatat di buku GuinnessWorld Records sebagai “pemimpin perusahaan dengan gaji terendah”. Setelah Apple meraih untung penjualan kembali, perusahaan tersebut melepaskan gelarnya sebagai pemimpin sementara. Saat itu penghasilan Apple adalah AS$ 219 juta, menurut sebuag artikel yang ditulis di situs Bloomberg di tahun 2003

Jobs sangat dikagumi karena keahliannya untuk meyakinkan orang dan menjadi salesman unggul, yang sering dijuluki reality distortion field dan hal ini tampak nyata saat dia memberikan keynotes speeches di Apple Expos. Namun, kegigihannya juga pernah mengundang sial. Kekeras kepalaanya mungkin telah menyebabkan Apple kehilangan kesempatan emas untuk menjadi pemimpin di bidang komputer pribadi.

Keengganannya untuk membiarkan perusahaan lain membuat komputer yang kompatibel dengan Macintosh mengakibatkan Apple harus menelan kekalahan dalam merebut pengguna komputer yang ada. Perusahaan piranti keras dan lunak akhirnya memutuskan untuk mengadopsi platform IBM PC yang menggunakan sistem Operasi Microsoft. Microsoft kemudian juga mengejar ketertinggalannya dari Apple dengan mengembangkan antarmuka pengguna grafis buatan mereka sendiri, Microsoft Windows.

Pixar


Di tahun 1986 Jobs mendirikan (bersama Edwin Catmull)Pixar, sebuah studio animasi komputer di Emeryville, California. Perusahaan itu didirikan dari apa yang dahulunya divisi grafik komputer milik Lucasfilm, yang Jobs beli dari pendirinya, George Lucas, sebesar AS$ 10 juta. Satu decade kemudian, Pixar menjadi terkenal dan berkembang melalui sebuah film Toy Story. Sejak saat itu Pixar sudah membuahkan film – film yang memenangkan Academy Award, yaitu Finding Nemo dan The Incredibles. Karena kepemimpinannya di Pixar dan juga kemapanannya di Apple, Jobs dianggap oleh banyak pengamat industry hiburan sebagai salah satu calon pengganti Michael Eisner sebagai pemimpin dari The Walt Disney Company, yang menditribusikan dan mendanai film – film buatan pixar.

Kehidupan Pribadi


Jobs menikah dengan Laurene Powell di tahun 1991 secara budhis diberkati Biksu Zen Kobun Chino Otogowa. Dia memiliki tiga anak dari pernikahan ini. Dia juga memiliki seorang putri dari pernikahannya yang pertama.

Pada tanggal 31 juli 2004 Jobs menjalankan operasi untuk mengeluarkan tumor di pankreasnya. Dia mengidap sejenis kanker pancreas yang tergolong langka, yang dikenal dengan nama islet neurondorine tumor, yang tidak memerlukan chemotherapy atau radiaton therapy. Selama dia dalam pengobatan, Tim cook, kepala sales international dan operasional di Apple, mengambil alih tugas untuk sementara.

Kabar Kematian Jobs

Setelah kabar kematiannya sempat tersebar secara tak sengaja, Steve Jobs akhirnya menanggapi. Dengan canda ia berkata, “Kabar kematian saya terlalu dibesar – besarkan”.

Pesan tersebut muncul dilayar presentasenya dalam sebuah acara bertajuk ‘Lets Rock’ yang diselenggarakan di San Francisco, Amerika serikat. Seperti dilaporkan dalam berbagai blog dan situs berita. Steve Jobs membuka presentasi dengan layar hitam yang bertuliskan “The reports of may death are greatly exaggerated.”

Dalam acara itu Jobs memperkenalkan berbagai pembaharuan pada jajran iPod dan toko music iTunes. Beberapa diantarany adalah :

iPod Nano. Pemutar music berbasis flashdisk ini mendapat perubahan tampilan yang cukup signifikan, setelah sempat dipendekkan’ kini Nano kembali langsing. Pilihan warnanya pun makin beragam, mulai dari perak, gunmetal, ungu, biru, hijau, kuning, merah dan merah muda.

Selanjutnya fungsi tambahan seperti kemampuan untuk merekan suara melalui sebuah mikrofon yang terdapat di headphone juga ditampilkan Jobs. Sedangkan dari sisi kendali, iPod Nano kini bisa mendeteksi gerakan. Fitur memainkan lagu secara acak dengan menggoyangkan iPod pun kini tersedia.

iPod Touch. Jobs memperkenalkan iPod Touch generasi kedua. Selain perbaikan pada desain menjadi lebih tipis, iPod Touch ini memliki kendali volume eksternal dan speaker.

Fitur Genius, yang juga terdapat pada iPod Nano, memungkinkan iPod secara otomatis membuat daftar lagu yang mungkin akan disukai penggunanya berdasarkan daftar lagu yang sedang dimainkan.

iPod Shuffle dan iPod Classic. Boleh dibilang untuk kedua produk ini hanya ada perbaikan minor. Agaknya, gossip yang disebarkan blogger Kevin Rose adalah akurat, bahkan hingga ke bentuk iPod Nano yang baru.

Jobs mengumumkan kembalinya kerjasamanya NBC dengan toko music iTunes, kali ini disertai dengan skema harga yang makin variatif. Sedangkan piranti lunak iTunes versi 8, lengkap dengan fitur Genius, juga dipamerkan dalam acara tersebut.

Steve Wozniak

Steve Wozniak sebenarnya merupakan seorang remaja pemalu, dia sering kesulitan untuk memberanikan diri berbicara kepada anak – anak lain dan menghabiskan waktu untuk mengutak atik kalkulator dan bermimpi tentang komputer super

Kini Woz sudah menjadi seorang yang berbeda, memiliki sugadang pebisnis – pebisnis hebat dalam perusahaan yang didirikannya dan menjdai salah satu perusahaan yang paling dicintai didunia. Woz adalah seorang insinyur elektronik jenius yang mendirikan Apple bersama dengan teman kecilnya yang sekaligus pakar pemasaran, Steve Jobs.

Cinta pertamanya adalah sebuah komputer super yang berada di Iraq melalui sebuah poster yang ditempel pada dinding kamarnya. Dia mengatakan kepada ayahnya kalau dia ingin membeli satu dan ayahnya bals kalau harganya sama dengan harga rumah mereka. Kemudian si kecil Woz mengatakan bahwa dia rela tinggal di apartemen demi komputer itu.

Beberapa decade kemudian setelah selesai kuliah di jurusan teknik elektro dan ilmu komputer university of California (Berkeley), dia sudah mulai mengambil professional di pengembangan teknologi dengan menjadi freelance pendesain software untuk perusahaan yang sudah maju.

Ketika mendapat tuga pertamanya untuk mendesain game komputer Atari, Woz tidak bisa menahan kegembiraannya. Tujuan hidup besar Woz adalah mendesain permainan yang digunakan oleh banyak anak. Pada saat itu, Jobs dan dia tidak tidur selama dua hari untuk menyelesaikan programnya. Rasa antusias dan kreativitasnya jelas tidak berkurang sampai saat ini. Woz masih sering berbaring ditempat tidurnya malam hari sambil membayangkan perubahan dunia yang berikutnya.

Kedua Steve (Jobs dan Wozniak) sebenarnya merupakan dua kutub yang berlainan, tetapi perbedaan itulah yang membuat Apple saat ini menjadi perusahaan yang memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$92 miliar (mungkin sekarang sudah berubah seiring dengan turunnya bursa saham diseluruh dunia). Steve yang pertama (Jobs) adalah segala sesuatu yang hippy, berlarian sana – sni sambil meneriakkan “free love man” sementara Steve yang kedua (Woz) setelah terkenal pun masih sulit mengatasi rasa takutnya.

Bahkan saat dia mendapatkan pekerjaan impiannya di Hewlett Packard (HP) untuk mengembangkan kalkulator, Woz masih merupakan tipe orang yang tidak akan pernah mendapatkan istri atau keluarga. Seusai kerja Woz langsung pulang, menonton Star Trek dan mengerjakan proyeknya di malam hari.

Pantang Menyerah

Mungkin Apple tidak akan pernah bersinar jika HP menyadari akan talenta dan kreativitas pria asal California tersebut. Idenya untuk komputer Apple I, yang kemudian berevolusi menjadi PC masa depan sering ditolah oleh atasannya, minimal 5 kali. Walaupun begitu banyak penolakan, woz masih tetap di HP, sampai sang “malaikat”, Mike Markkula menawarkan kedua Steve US$250.000 untuk mendirikan perusahaan sendiri. Woz masih sempat ingin tetap di HP karena merasa berhutang budi, tetapi Jobs akhirnya berhasil meyakinkan keluarga Woz untuk membujuk Woz menjalankan usaha sendiri.

Walaupun pada dasarnya Woz telah pension dari Apple sejak 1987, terlihat jelas rasa cintanya terhadap perusahaan tersebut tidak akan hilang. Dia tidak pernah berada disana untuk uang, seperti pengakuannya yang terbuka dan jujur tentang masa depan perusahaan dan teknologi.

Masa Depan Apple, iPod, dan iPhone

“The iPod has sort of lived a long life at number one. Things like, that if you look back to transistor radios and Walkmans, they kind of die out after a while.” – Steve Wozniak

Perkataan Woz diatas banyak menimbulkan pertanyaan keraguan dari pihak pers. Banyak yang berfikir kalau prediksi Wozniak tentang kematian iPod terlalu berlebihan. Walaupun begitu, ada juga yang berspekulasi bahwa Woz sudah bosan dengan iPod dan benda yang masih terjual lebih dari 10 juta unit per kuartal ini hanya menawarkan sedikit fitur baru, harga saham Apple juga terus turun saat merilis literasi terakhir dari iPod Nano, mengindikasikan kalau pasar sudah tidak begitu tertarik dengan produk ini. Apple benar – benar berusaha memeras iPod habis – habisan untuk menghasilkan uang sebanyak mungkin di masa akhir hidupnya.

Apakah kematian iPod akan terjadi dalam waktu dekat ? Hal tersebut mungkin agak sulit diabayangkannya karena sampai sekarang belum ada rival serius, tetapi tentu saja bukan tidak mungkin dengan adanya samartphone dan MID berharga murah. Ada yang pernah mengatakan kalau iPhone adalah saingan terbesar iPod. Tetapi Apple mampu mencegah terjadinya persaingan ini dengan membandroli iPhone dengan harga tinggi. Tetapi masih ada lagi tantangan dari pembuat ponsel lainnya. Smartphone telah membunuh PDA dan mereka juga bisa menyerang pemutar music portable dengan cara yang sama.

Tetapi Jobs bukanlah orang yang bodoh, dia tentunya sudah menyadari bahwa segmen pemutar MP3 dimana Apple meraup keuntungan besar terancam oleh ponsel yang kini menjadi sebuah keharusan, dan banyak pengguna yang tidak ingin membawa – bawa dua alat elektronik yang berbeda. Oleh karena itu Apple mengembangkan iPhone yang menjadi produk yang menyatukan ponsel dengan pemutar MP3 pertama yang diterima dengan baik oleh konsumen – selangkah lebih cepat dari vendor ponsel lain.

Woz juga mengemukakan keberatannya terhadap iPhone 3G. Menurut Woz, konsumen tidak akan mendapatkan apa yang mereka inginkan jika pihak perusahaan terlalu mementingkan hak cipta dan mengunci produk mereka. Woz telah membandingkan sistem tertutup milik iPhone dengan Android yang open source dan dapat diadaptasi sesukanya. Dia mengatakan bahwa dia ingin membuat beberapa Aplikasi yang lebih kuat dari apa yang diperbolehkan (Apple).






1 Response to "Duo Apple : Steve Jobs dan Wozniak"

Silahkan untuk meninggalkan komentar, santai saja dan mulailah berkomentar...